IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

Intermittent Fasting: Fleksibel dengan Sejuta Manfaat

Intermittent Fasting: Fleksibel dengan Sejuta Manfaat

Hai, minimates! 


Kemarin kita sudah ngobrol soal apa itu puasa intermiten dan bagaimana metodenya, nih. Sekarang waktunya untuk cari tahu lebih lanjut lagi mengenai makanan seperti apa yang harus dimakan saat puasa intermiten, manfaat, serta keamanannya biar minimates bisa langsung mempraktikannya. Check these out!

Apa yang sebaiknya dimakan saat puasa intermiten? 

Selama periode puasa, kamu boleh minum air atau minuman tanpa kalori, seperti teh dan kopi hitam. Sedangkan saat periode makan, kamu bisa makan secara normal, tapi dengan catatan sebaiknya bergizi tinggi dan bukan junk food serta camilan dengan kalori kotor, seperti gorengan. Kamu juga masih bisa makan makanan seperti mie ayam dan nasi padang lho, minimates, asalkan dalam jumlah yang wajar dan tentunya diimbangi dengan sayur dan buah yang cukup. 

Intermittent fasting diet puasa puasa intermiten

Photo by Faizan from Pexels

Selain membakar lemak secara efektif, apa lagi manfaatnya? 

Menurut beberapa penelitian, proses metabolic switching mempengaruhi nggak hanya tubuh kita, tapi juga otak kita. Seperti dilansir dari laman hellosehat.com, eberapa manfaat yang diberikan puasa intermiten antara lain: 

  • Daya pikir dan memori: Penelitian menunjukkan puasa intermiten meningkatkan memori kerja pada hewan dan memori verbal pada manusia. 
  • Kesehatan jantung: Puasa intermiten memperbaiki tekanan darah, resting heart rate, dan pengukuran kesehatan jantung lainnya. 
  • Performa fisik: Anak muda yang berpuasa selama 16 jam menunjukkan adanya pembakaran lemak, tapi massa ototnya tetap terjaga. 
  • Diabetes dan obesitas: Pada enam penelitian singkat, orang dewasa yang obesitas dapat kehilangan berat badan mereka melalui puasa intermiten. 
  • Kesehatan jaringan tubuh: Puasa intermiten dipercaya dapat dengan cepat mengurangi kerusakan jaringan dan inflamasi pada tubuh. 
Apakah puasa intermiten aman untuk semua orang?

Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukan puasa intermiten. Meskipun banyak manfaat dan terkesan fleksibel, kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan diet yang satu ini. Jika kamu masih di bawah umur 18 tahun, sedang hamil atau menyusui, memiliki riwayat diabetes dan masalah gula darah, atau memiliki riwayat gangguan makan, puasa intermiten sebaiknya kamu hindari. 


Nah, itu dia intermittent fasting 101 buat kamu para minimates yang ingin coba diet yang fleksibel dan nggak ketat, tapi tetap manjur. Perlu diingat ya, minimates, puasa intermiten bisa memberikan efek yang berbeda-beda untuk tiap orang. Konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami gejala yang aneh, seperti panik ataupun pusing, ketika memulai puasa intermiten. Semoga dietmu menyenangkan, minimates!


Featured image by Monstera from Pexels

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...