IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

#SerenitySunday: Gardening, One Way to Practice Mindfulness

#SerenitySunday: Gardening, One Way to Practice Mindfulness

Sudut yang rimbun seperti kebun dengan bunga-bunga yang harum, suara serangga, serta warna-warna yang cerah dan menenangkan adalah tempat yang tepat untuk menenangkan pikiran dan membantu kita fokus pada apa yang ada di hadapan kita. Hal ini sejalan dengan praktik mindfulness yang merupakan kemampuan untuk sadar dan memperhatikan apa yang sedang kita lakukan beserta apa yang terjadi di sekitar kita di saat ini tanpa adanya distraksi dalam pikiran. Bagi kita yang terbiasa berkebun pasti paham rasanya menyatu dengan alam ketika berkebun dan mindfulness tentu saja bisa dilakukan ketika kita sedang berkebun. 

Mindful gardening sangat bermanfaat untuk kesehatan mental kita dan ketenangan jiwa kita. Ada beberapa langkah praktis yang bisa minimates lakukan agar bisa berkebun secara mindful

Buat jadwal berkebun

minimates bisa coba buat jadwal berkebun. Nggak perlu banyak, cukup setidaknya 30 menit setiap harinya asal minimates komit untuk rajin mengurus kebun dan menyapa alam. 

Tinggalkan handphone di dalam rumah

Handphone merupakan penyebab terbesar berkurangnya kemampuan kita untuk mindful. Berkebun tanpa membawa HP dapat mengurangi gangguan-gangguan yang bisa memecah fokus kita dan membuyarkan atensi kita ketika mindful gardening

Gunakan indra ketika engage dengan tanaman

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di kebun, rasakan semua hal yang ada di sekitar dengan indra kita. minimates lalu bisa memulainya dengan mengidentifikasi tiga hal pertama yang minimates lihat, lalu tutup mata minimates, lalu mengidentifikasi tiga hal yang minimates dengar, sentuh, dan cium. Ketika panen, minimates juga bisa mencicipinya dan identifikasi rasa serta teksturnya. Kegiatan semacam ini sangat membantu kita untuk grounding dan mempraktikkan mindfulness mindset

Featured image by cottonbro from Pexels
Coba untuk nggak selalu berpatok pada tujuan

Buat kegiatan berkebun menjadi kegiatan yang nggak goal-oriented. minimates bisa mengurangi berpikir soal panen dan hasil yang melimpah dan mengurangi membuat to-do list tiap kali menengok kebun. Cukup kerjakan apa yang bisa dikerjakan di depan kita dan  nikmati kegiatan yang minimates lakukan di kebun apapun itu. 

Fokus pada apa yang dikerjakan

Terkadang, pekerjaan seperti berkebun membuat pikiran kita jadi ke mana-mana. Ketika menyiangi rumput, pikiran soal pekerjaan malah menyusup dan bikin kita jadi mindless. minimates mungkin bisa mencoba untuk fokus pada hal yang sedang minimates kerjakan, seperti ketika menyiangi rumput, minimates bisa mengarahkan  perhatian pada detail rumput, warna daun-daun di sekitar, atau bau tanah yang khas. 

Bicara pada alam

Nggak ada salahnya mencoba untuk bicara pada alam. Obrolan seputar cuaca yang cerah, embun yang bikin segar, bau petrikor sehabis hujan, atau soal sinar matahari yang membelai kulit kita dengan lembut bisa jadi cara untuk berlatih mindful gardening. minimates juga bisa mengucap syukur atas segala hal yang ada di kebun minimates dengan lantang. minimates bisa menjadikannya sebagai monolog, obrolan bersama teman berkebun, atau bisa juga kepada Tuhan. 

Nah, itu dia langkah-langkah praktis yang bisa minimates lakukan untuk berkebun secara lebih mindful dan meditatif. Saat kita berlatih untuk sepenuhnya hadir di kebun, kita juga akan mulai jadi lebih sadar tentang bagaimana hal bisa berubah dari waktu ke waktu—baik secara dramatis, seperti dari musim ke musim, atau secara perlahan, seperti satu tunas baru yang terbentuk saat tunas lainnya memudar. Karena banyak dari kita mengalami kesulitan mengatasi perubahan,  mencatat seberapa sering dan pasti hal itu terjadi di alam secara teratur dapat membantu kita menjadi lebih menerima perubahan di aspek kehidupan yang lainnya.

Happy mindful gardening, minimates!



Featured image by cottonbro from Pexels

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...