IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

Gardening 101: Tips Memulai Berkebun di Rumah

Gardening 101: Tips Memulai Berkebun di Rumah

Halo, minimates! Setelah kemarin kita ngobrolin soal filosofi berkebun dan bagaimana berkebun kasih kita banyak manfaat, kali ini minimin mau membahas soal hal-hal yang perlu diperhatikan untuk minimates yang belum pernah berkebun sama sekali, tapi ingin memulainya di rumah. Nah, ada enam tips yang penting untuk dicatat supaya kita nggak salah langkah ketika mulai menanam dan merawat tanaman.

Pilih tempat yang tepat

Penempatan kebun di rumah kita berpengaruh banget sama motivasi kita buat mengurusnya lho, minimates. Tempatkan kebun di halaman yang sekiranya bisa sering minimates lihat setiap hari. Semakin jauh dari pandangan, maka semakin jauh pula dari pikiran. Dengan sering melihat kebun kita memungkinkan kita termotivasi untuk sering-sering menghabiskan waktu mengurusnya. 

Ikuti arah cahaya matahari

Kita semua pasti sudah paham kalau cahaya matahari itu penting bagi proses fotosintesis tanaman. Nah, maka dari itu, penting banget buat tahu posisi matahari dan apakah cahayanya cukup menyinari lahan yang akan kita tanami, terutama jika minimates berniat untuk menanam tanaman yang dapat dimakan, seperti sayuran, rempah-rempah, dan buah-buahan. Kebanyakan tanaman yang dapat dimakan membutuhkan cahaya matahari setidaknya enam jam untuk tumbuh dan berkembang. 

Pastikan sumber air tersedia 

Air juga merupakan hal yang sangat penting untuk tanaman. Pastikan sumber air cukup untuk tanaman dan mudah dijangkau. Menginstal selang air di dekat kebun sangat direkomendasikan. Selain itu, grey water atau air bekas, seperti bekas cucian beras dan sayur dan air AC juga baik untuk memberikan nutrisi tambahan untuk tanaman sekaligus sebagai upaya berkebun yang lebih ramah lingkungan dan sustainable. 

Siapkan tanah yang kaya nutrisi

Tanah memberi makan tanaman kita. Jika tanah yang kita punya miskin nutrisi, maka tanaman yang dihasilkan juga akan tidak sehat. Maka dari itu, mencampurkan bahan organik seperti kompos akan membantu tanaman kita tumbuh dengan sehat. Kompos sendiri bisa didapat dari daun-daunan, sampah makanan rumah tangga, ataupun kotoran hewan yang sudah terurai. 

Photo by Neslihan Gunaydin on Unsplash

Perbanyak varian tanaman

Menurut Sita Pujianto, seorang praktisi urban farming yang juga mulai berkebun di rumah sejak 2013, varian tanaman yang beragam akan memberikan kita support system secara pangan. Selain itu, tanaman yang bervariasi juga akan membentuk ekosistem baru yang baik untuk banyak binatang, seperti capung, lebah, dan kupu-kupu. 

Tanam tanaman rambat 

Menurut Sita, jika kita berkebun di tempat yang tidak memiliki penghalau matahari seperti rooftop dan balkon, menanam setidaknya satu jenis tanaman rambat akan membantu kita menghalau sinar matahari yang berlebihan di waktu-waktu tertentu dan mencegah tanaman dari dehidrasi. 

Nah, itu dia enam tips yang bisa minimates perhatikan ketika mulai berkebun di rumah. Memulai berkebun tentu tidak susah, tapi merawat tanaman perlu ketelatenan dan kesabaran sehingga bisa memberikan panen serta manfaat yang baik untuk kita. 

Happy gardening, minimates!



Featured image by cottonbro from Pexels

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...