IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

#PowerfulWorkout: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Olahraga HIIT

#PowerfulWorkout: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Olahraga HIIT

Melakukan sesuatu tapi caranya nggak bener biasanya berpotensi berdampak buruk. Begitupun dengan melakukan HIIT, kalau caranya nggak bener bisa berpotensi cedera. HIIT memang sangat bermanfaat karena membantu kita melatih tubuh dan menguji kekuatan serta kebugaran menggunakan compound movement yang melibatkan berbagai kelompok sendi dan otot. Meskipun begitu, banyak orang yang bisa saja melakukan kesalahan-kesalahan yang nggak mereka sadari dan akhirnya malah membuat diri mereka sendiri cedera dan kelelahan. 

Nah, di sini minimin akan menjelaskan beberapa hal salah yang mungkin saja kita lakukan ketika berolahraga HIIT dan bagaimana cara yang benar untuk memaksimalkan efektivitasnya bagi tubuh kita.  

Berolahraga terlalu lama

Salah satu prinsip utama yang juga jadi keuntungan dari olahraga HIIT adalah durasinya yang singkat. Jadi, menambahkan lebih banyak waktu tentu saja nggak membuat HIIT jadi lebih baik dan efisien. Total lama melakukan HIIT harusnya hanya sekitar 10 menit: 6-8 putaran, dengan olahraga berat selama 20 detik dan diselingi 1 menit istirahat. 

Nggak melakukan pemanasan

Pemanasan merupakan hal yang nggak boleh dilewatkan, apapun olahraganya, terutama ketika kita melakukan HIIT. Pemanasan sangat penting dalam melakukan HIIT. Semakin pendek dan intens olahraganya, semakin lama juga pemanasan yang harus kita lakukan karena kita harus mempersiapkan tubuh kita, terutama sistem saraf, sebelum membuatnya melalui kondisi ekstrem. Jika tubuh kita nggak dipersiapkan dengan baik, kita bisa cedera dan performa kita jadi terganggu. 

Photo by Kindel Media from Pexels

Kurang all-out 

Agar bisa melakukan olahraga HIIT dengan efektif, kita harus melakukannya dengan intensitas olahraga dan interval yang tinggi. Mungkin kita masih kesusahan dalam mengukur intensitas olahraga kita, tapi minimates bisa mencoba dengan menggunakan skala 1-10: 1 berarti tidur dan 10 berarti kita merasa kalau kita sudah nggak kuat lagi melakukan olahraga. Dalam melakukan HIIT, kita harus berada dalam skala 8 hingga 10. Jika tetap berada di bawah skala tersebut, berarti kita belum benar-benar menantang tubuh kita dan pastinya akan susah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Nggak diselingi dengan istirahat

Ada sejenis orang yang terlalu bersemangat dalam berolahraga sehingga memutuskan untuk nggak beristirahat. Kalau kita mengimplementasikannya ke dalam olahraga HIIT, bisa-bisa mengacaukan intensitas kita selama sisa olahraga. Hal ini dikarenakan kita jadi lebih gampang burnout. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya kita tetap menyelingi olahraga HIIT kita dengan istirahat dan mempertahankan tingkat intensitas. 

Mencoba melakukan isolation workout

Isolation workout adalah olahraga yang gerakannya yang hanya fokus pada satu kelompok otot saja dan cenderung menggunakan satu sendi saja. Isolation workout pastinya berguna di waktu-waktu tertentu, tapi nggak cocok untuk dilakukan dalam HIIT. Isolation workout yang dilakukan saat HIIT membuat kita menaruh pressure lebih pada otot dan sendi tertentu yang membuatnya rentan cedera. Sebaliknya, bodyweight movement, atau gerakan yang bertumpu pada berat badan kita untuk membentuk ketahanan serta meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, daya tahan, dan koordinasi, sangat dianjurkan dilakukan dalam HIIT. 

Terlalu sering melakukan HIIT

Hal yang berlebihan nggak akan baik, begitu juga dengan olahraga HIIT. Manfaat HIIT akan berkurang jika kita terlalu sering melakukannya karena dapat menyebabkan cedera dan kelelahan. Meskipun olahraga ini populer karena efektif dan menghemat waktu, banyak orang yang baru mengikuti tren malah membuat kesalahan dengan melakukannya terlalu sering dan nggak memberikan waktu bagi tubuh buat beristirahat. Melakukan HIIT tiga sampai empat sesi seminggu merupakan jalan yang paling tepat. 

Semoga kesalahan-kesalahan di atas bisa menjadi pedoman kita dalam mengantisipasi cara kita melakukan olahraga HIIT yang baik agar olahraga ini bekerja secara efektif dan optimal untuk tubuh kita. Oh iya, jangan lupa imbangi juga dengan tidur yang cukup dan makan makanan dengan gizi seimbang ya, minimates. 

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...