IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

Pregnancy Fitness: Berolahraga Saat Hamil, Amankah?

Pregnancy Fitness: Berolahraga Saat Hamil, Amankah?

Hai, minimates!


Semua perempuan pasti ingin punya pengalaman dan perasaan terbaik selama hamil, termasuk punya badan yang fit serta lancar saat melahirkan. Untuk mencapainya, berolahraga tentunya bukan merupakan hal yang membahayakan untuk dilakukan, baik buat si ibu maupun janin. Sebaliknya, beberapa bukti malah menunjukkan bahwa wanita yang aktif berolahraga jarang mengalami masalah ketika hamil dan melahirkan. 


Semakin aktif dan fit kamu selama hamil, semakin mudah pula kamu beradaptasi dengan perubahan bentuk badan dan peningkatan berat badan yang sudah tentu terjadi. Olahraga juga membantu mempermudah persalinan dan mengembalikan bentuk tubuhmu setelah melahirkan. Untuk itu, kamu bisa mempertahankan aktivitas fisikmu seperti lari, yoga, menari, atau melakukan pekerjaan rumah selama tetap di batas aman dan membuatmu nyaman. 

Amankah Yoga Saat Hamil

Photo by Ignacio Campo on Unsplash

Tips berolahraga saat hamil

Ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan untuk mendapatkan pengalaman terbaik jika memutuskan untuk berolahraga saat hamil: 

  • Pemanasan dan pendinginan adalah hal yang harus dilakukan ketika berolahraga.
  • Cobalah untuk aktif setiap hari, setidaknya berjalan selama 30 menit setiap harinya. Namun, jika kamu masih merasa kesulitan, berolahraga kurang dari itu juga sudah sangat bagus daripada nggak sama sekali. 
  • Hindari olahraga yang terlalu berat terutama di cuaca yang panas. 
  • Konsumsi air atau cairan dalam jumlah yang cukup. 
  • Jika kamu pergi ke kelas olahraga, pastikan gurumu qualified dan tahu soal minggu kehamilanmu. 
  • Kamu bisa mencoba berenang karena air bisa mendukung peningkatan berat badanmu. 
  • Baiknya hindari olahraga yang punya kemungkinan besar untuk membuatmu terjatuh, seperti menunggang kuda, hoki es, dan berseped. Jika dilakukan harus dengan penuh hati-hati, karena terjatuh bisa berakibat fatal pada bayi. 
Sebaiknya hindari hal-hal ini

Untuk mencegah hal-hal yang nggak diinginkan, kamu harus memperhatikan hal-hal di bawah ini: 

  • Jangan sering tidur terlentang dalam waktu yang lama, terutama setelah 16 minggu kehamilan, karena perut yang besar bisa menekan pembuluh darah utama yang membawa darah kembali ke jantung. Hal ini bisa membuatmu merasa ingin pingsan karena aliran darah yang tidak lancar. 
  • Sebaiknya kamu nggak melakukan olahraga yang membuatmu berisiko terkena pukulan, seperti kickboxing dan judo. 
  • Scuba diving juga sangat nggak dianjurkan karena tubuh bayi belum punya perlindungan melawan penyakit dekompresi dan emboli gas yang akan menyumbat pembuluh darah. 
  • Sebaiknya jangan berolahraga di ketinggian lebih dari 2.500 m di atas permukaan laut. Hal ini karena kamu dan bayimu bisa terkena altitude sickness atau penyakit ketinggian yang bisa mengganggu sistem saraf, otot, paru-paru, dan jantung kalian. 

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa kamu perhatikan untuk tetap mendapatkan tubuh yang sehat dan fit saat hamil. Nggak perlu takut untuk mencoba aktif saat hamil. Kamu tentunya bisa berkonsultasi dengan dokter kandunganmu atau tenaga profesional lain agar pengalaman pregnancy fitness-mu tetap nyaman, aman, dan menyenangkan. 


Featured image by Gustavo Fring from Pexels

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...