IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above IDR 400K

Benarkah Olahraga Memengaruhi Kesuburan?

Benarkah Olahraga Memengaruhi Kesuburan?

minimates tahu nggak, sih? Di masa lalu jika seorang wanita mengalami masalah kesuburan, dokter sering menyarankan dia untuk berhenti berolahraga. Alasannya adalah bahwa menghindari aktivitas berlebihan dapat membantu pembuahan. Memang terbukti bahwa olahraga memengaruhi kesuburan dan di masa sekarang ini, para dokter paham sekali bahwa olahraga dapat menjadi komponen penting dari kesuburan, terutama bagi wanita yang mengalami obesitas. 


Namun, meskipun efek olahraga berbeda untuk setiap wanita, dosis yang sehat dari aktivitas fisik secara teratur sebenarnya dapat meningkatkan peluang kamu untuk bisa hamil. 

APA SAJA SIH MANFAAT OLAHRAGA UNTUK KESUBURAN? 

Photo by Pavel Danilyuk

Olahraga memiliki sejumlah manfaat kesehatan bagi kebanyakan orang, tetapi bagi wanita yang mencoba untuk hamil, olahraga dapat membantu menghilangkan, atau setidaknya mengelola, beberapa penyebab infertilitas.

Mengurangi stres

Stres nggak hanya memengaruhi kesehatan kamu secara keseluruhan, tapi juga bisa memengaruhi kemampuan kamu untuk bisa hamil lho, minimates. Stres memang nggak secara langsung menyebabkan kemandulan, tapi hal ini mendorong kamu ke arah perilaku yang nggak sehat yang berkontribusi pada ketidaksuburan, seperti makan junk food, minum alkohol, dan merokok. Orang yang rutin berolahraga cenderung mengelola stres lebih baik dan punya lebih sedikit rasa stres daripada yang nggak berolahraga. 

Menurunkan berat badan

Obesitas sudah sering dikaitkan dengan infertilitas, dengan banyak penelitian menunjukkan wanita gemuk lebih mungkin mengalami masalah reproduksi dan, jika mereka hamil, mengalami risiko keguguran dan komplikasi persalinan yang lebih tinggi. Program latihan kardio dan kekuatan secara teratur adalah komponen penting dari setiap program penurunan berat badan, tentunya juga dibarengi dengan diet sehat.

Memperbaiki kebiasaan tidur

Masalah tidur memang bukan penyebab langsung kemandulan, tapi kurang tidur menyebabkan obesitas yang tentunya memengaruhi kesuburan. Olahraga sebenarnya dapat membantumu mendapatkan tidur malam yang lebih baik, terutama jika kamu berolahraga di pagi hari. Para peneliti percaya bahwa berolahraga di pagi hari dapat mengatur ritme sirkadian sehingga kamu lebih terjaga di siang hari dan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Photo by Pavel Danilyuk

LALU, OLAHRAGA YANG BERLEBIHAN ITU SEPERTI APA?

Sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu kesuburan, penelitian lain menunjukkan bahwa terlalu banyak olahraga berat dapat menurunkan kesuburan. Intinya adalah nggak ada pedoman olahraga khusus untuk wanita yang mencoba untuk hamil. Namun, ada beberapa tanda yang mungkin jadi pertanda kamu berolahraga secara berlebihan: 

Menstruasi tidak teratur

Berolahraga terlalu banyak dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau malah jadi nggak mens sama sekali. Jika periode menstruasimu memang selalu nggak teratur, hal ini mungkin bukan karena olahraga. Namun, jika kamu mengalami perubahan dalam siklusmu dan kamu memang sedang berolahraga intensitas tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter lalu coba kurangi intensitasnya. 

Olahraga lebih dari 7 jam dalam seminggu

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga selama lebih dari tujuh jam seminggu dapat mempengaruhi kesuburan.

Tanda-tanda overtraining 

Overtraining dapat memberi tekanan ekstra pada tubuh. Bahkan jika kamu masih mengalami menstruasi, coba perhatikan tanda-tanda overtraining seperti kelelahan, nyeri yang tidak kunjung hilang, insomnia, atau performa yang buruk.


Nah, itu tadi sekilas tentang pengaruh olahraga terhadap kesuburan kita. Jika kamu seorang pemula, bicarakan dengan dokter tentang tingkat olahraga yang aman untuk tingkat kebugaranmu. Jika kamu nggak yakin harus mulai dari mana, pertimbangkan untuk menyewa pelatih pribadi untuk program khusus yang memungkinkan kamu berolahraga dengan mudah.



Cover Photo by Pavel Danilyuk

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...