IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above 400K rupiah

Tak Bisa Disepelekan, Inilah 4 Bahaya Diet Instan

Tak Bisa Disepelekan, Inilah 4 Bahaya Diet Instan

Menginginkan berat badan yang ideal adalah cita-cita hampir semua perempuan. Alhasil, menurunkan berat badan dengan cara instan kerap dianggap sebagai solusi terbaik bagi sebagian orang. Diet instan yang dimaksud adalah penurunan berat badan secara drastis dan sangat cepat. Penurunan berat badan yang cepat ini bisa karena berbagai macam, seperti defisit kalori berlebihan, makan satu jenis makanan saja, dan lain lain.

Namun di balik diet instan ini mengandung risiko buruk yang besar bagi kesehatan lho, Minimates! Hal ini juga didukung oleh banyak ahli yang telah meneliti mengenai hal ini. Minimates ingin tahu risiko buruk apa aja sih yang bisa muncul akibat diet instan? Berikut penjelasannya.

1. Kulit Mengendur

Photo by: Karolina Grabowska (Pexels)

Berat badan yang turun secara drastis bisa membuat kulit Minimates mengendur dan bergelambir, apalagi di daerah lengan, perut, dan kaki. Hal ini terjadi karena kulit kehilangan elastisitasnya setelah lama meregang karena adanya lemak. Akibat penurunan berat badan yang drastis dan instan, kulit tidak sempat menyusut bersamaan mengikuti perubahan bentuk tubuh.

Pusat Kesehatan Universitas Columbia menyimpulkan bahwa operasi adalah satu-satunya jalan keluar untuk memperbaiki kondisi kulit yang tidak mau kembali mengikuti bentuk tubuh, setelah 2 tahun mengalami penurunan berat badan drastis.

2. Kekurangan Nutrisi

Photo by: Arthouse Studio (Pexels)

Berat badan yang turun secara instan dan drastis berisiko membuat Minimates kekurangan nutrisi tertentu, karena kalian membatasi jumlah dan jenis makanan yang boleh dimakan sehari-hari. Diet ketat rendah kalori dapat menyebabkan kekurangan folat, kalsium, zat besi, dan vitamin B12. Hal ini dapat berisiko pada kesehatan tubuh jangka panjang. Kekurangan nutrisi dan gizi dapat menyebabkan Minimates mengalami rambut rontok, kelelahan, anemia, dan mudah sakit karena sistem imun melemah.

3. Batu Empedu

Photo by: Polina Zimmerman (Pexels)

Menurut Healthline.com, batu empedu adalah salah satu risiko umum yang muncul dari penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat. Normalnya, kantong empedu akan memproduksi enzim pencernaan untuk memecah makanan berlemak agar dapat dicerna. Tapi, saat Minimates diet ketat, kalian kemungkinan akan sangat membatasi porsi makanan berlemak, kan? Nah, Saat tubuh kalian tidak mendapatkan asupan lemak yang cukup, kantong empedu akan berhenti memproduksi enzim tersebut yang menyebabkan menurunnya garam empedu di tubuh.

Tubuh yang memecah cadangan lemak selama diet ketat membuat hati melepaskan kolesterol dalam jumlah yang banyak ke empedu sehingga empedu menjadi jenuh. Oleh karena itu, batu empedu dapat terbentuk saat zat-zat di dalam enzim pencernaan lama-lama mengendap dan mengkristal menjadi batu. Selain itu, tidak mengonsumsi makanan dalam waktu yang lama bisa menurunkan kontraksi kandung empedu untuk mengosongkan empedu. Akibatnya, batu empedu terbentuk.

4. Massa Otot Berkurang

Photo by: Karolina Grabowski (Pexels)

Saat Minimates menjalani diet ketat, berat badan memang bisa turun drastis. Tapi, hal ini tidak menjamin Minimates bisa kehilangan lemak tubuh, justru massa otot lah yang menghilang. Efek samping dari massa otot yang berkurang berkaitan dengan penurunan metabolisme tubuh setelah berat badan turun drastis. Kerja metabolisme juga ditentukan oleh massa otot yang Minimates miliki. Semakin rendah massa otot, maka semakin lambat juga kerja metabolisme tubuh.

Akibatnya, semakin sedikit juga kalori yang akan dibakar tubuh. Hal ini membuat tubuh lebih banyak menyimpan kalori sehingga bisa menyebabkan berat badan kalian naik, lho! Hal ini terjadi ketika Minimates hanya defisit kalori, tapi tidak diimbangi dengan berolahraga. Berolahraga bisa mempertahankan dan meningkatkan massa otot kalian sehingga metabolisme tubuh juga ikut meningkat.

Dengan beragam resiko ini, alangkah jauh lebih aman apabila Minimates menurunkan berat badan dengan metode yang perlahan namun konsisten. Mungkin tidak terdengar semenarik penurunan berat badan dengan instan, namun proses kalian diet lah yang lebih penting daripada hasilnya saja. Jika Minimates berproses secara perlahan tapi pasti, hasil yang akan kalian dapatkan juga akan sesuai ekspektasi. Jangan lupa berolahraga juga ya, Minimates!

Strive for progress, not for perfection!

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...