IDR
  • IDR

Enjoy Free Shipping for every purchase above IDR 400K

Takut Gut Health-mu Bermasalah? Ini Dia Tanda-tanda Pencernaan yang Tidak Sehat dan Tips Menanganinya

Takut Gut Health-mu Bermasalah? Ini Dia Tanda-tanda Pencernaan yang Tidak Sehat dan Tips Menanganinya

You are what you eat. Memang benar jika makanan dan sistem pencernaan selalu berkaitan erat dengan kesehatan kita. Hal ini karena nutrisi makanan jadi dasar dari struktur, fungsi, dan keutuhan dari sel-sel di dalam tubuh kita, mulai dari estetika seperti kulit dan rambut hingga yang fungsional seperti otot, tulang, dan sistem imun. Jika kamu melihat tanda pencernaan yang tidak sehat, faktor gaya hidup bisa memperbaiki gut microbiome dalam tubuhmu serta memberi manfaat pada kesehatanmu. 

TAPI APA SIH GUT MICROBIOME ITU?

Istilah “gut microbiome” merujuk pada mikroorganisme yang hidup di dalam usus kita. Setiap orang memiliki sekitar 200 spesies bakteri, virus, dan jamur yang berbeda di saluran pencernaan mereka. 


Beberapa mikroorganisme berbahaya bagi kesehatan kita, tetapi banyak yang sangat bermanfaat dan bahkan diperlukan untuk kesehatan tubuh.


Penelitian menunjukkan bahwa memiliki berbagai macam bakteri di usus dapat membantu mengurangi risiko kondisi seperti diabetes, penyakit radang usus, dan radang sendi psorisis.

BAGAIMANA GUT MICROBIOME MEMENGARUHI KESEHATAN KITA?

Kompleksitas pencernaan yang luar biasa dan pentingnya bagi kesehatan kita jadi topik riset yang terus dikembangkan dalam dunia medis. Studi selama beberapa dekade terakhir telah menemukan hubungan antara kesehatan usus dan hal-hal di bawah ini:

  • sistem kekebalan tubuh
  • kesehatan mental
  • penyakit autoimun
  • gangguan endokrin
  • gangguan pencernaan
  • penyakit kardiovaskular
  • kanker

Tingkat keragaman bakteri pencernaan yang lebih tinggi bisa dikaitkan dengan peningkatan kesehatan. Sementara penelitian sedang berlangsung, tampak jelas bahwa kesehatan pencernaan kita berperan dalam banyak bidang kesehatan dan kesejahteraan.

a plate of healthy balanced foods

7 TANDA-TANDA PENCERNAAN YANG TIDAK SEHAT

Banyak hal dalam kehidupan zaman sekarang yang memengaruhi gut microbiome-mu nih, minimates, termasuk tingkat stres yang tinggi, kurangnya waktu tidur, makan makanan yang tinggi olahan dan kandungan gula, serta mengonsumsi antibiotik. Gaya hidup yang seperti ini akhirnya memengaruhi aspek-aspek dalam kesehatan kita, seperti fungsi kekebalan tubuh, kadar hormon, berat badan, dan perkembangan penyakit. 


Nah, ada 7 tanda-tanda pencernaan yang tidak sehat yang bisa kamu perhatikan jika kamu merasa kesehatan pencernaanmu sedang menurun.

Sakit perut

Semua gangguan pada perut bisa menjadi tanda pencernaan yang tidak sehat. Gangguan itu seperti sensasi gassy, kembung, sembelit, diare, serta maag. Pencernaan yang sehat akan menghadapi lebih sedikit kesulitan saat memproses makanan dan mengeluarkan limbah, yang kemungkinan menyebabkan gangguan yang lebih sedikit. 

Makanan tinggi gula

Diet tinggi makanan olahan dan gula tambahan dapat menurunkan jumlah bakteri "baik" dan keragaman di usus kita. Penelitian menunjukkan bahwa ini dapat menyebabkan peningkatan peradangan di seluruh tubuh. Peradangan dapat menjadi cikal bakal beberapa penyakit, termasuk kanker.

Perubahan berat badan yang tidak disengaja

Berat badan yang naik atau turun tanpa perubahan pola makan atau kebiasaan olahraga bisa jadi tanda pencernaan yang tidak sehat lho, minimates. Pencernaan yang tidak seimbang dapat mengganggu kemampuan tubuh kamu untuk menyerap nutrisi, mengatur gula darah, dan menyimpan lemak.


Penurunan berat badan dapat disebabkan oleh malabsorpsi karena pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil. Di sisi lain, kenaikan berat badan dapat disebabkan oleh resistensi insulin atau peningkatan peradangan.

Gangguan tidur atau kelelahan terus-menerus

Penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan dalam bakteri usus mungkin terkait dengan tidur yang terfragmentasi dan durasi tidur yang pendek, yang dapat menyebabkan kelelahan kronis.


Sementara penyebabnya masih belum jelas, tampaknya hal ini ada kaitannya dengan peradangan, fungsi metabolisme, dan kesehatan mental.

woman laying on her bed and not being able to sleep

Iritasi kulit

Kondisi kulit seperti psoriasis mungkin terkait dengan jenis bakteri yang ada di usus. Konsentrasi bakteri menguntungkan yang lebih rendah dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Hal ini akhirnya dapat menyebabkan kondisi yang memengaruhi organ, termasuk kulit.

Kondisi autoimun

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Pencernaan yang tidak sehat dapat meningkatkan peradangan sistemik dan mengubah berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penyakit autoimun yang membuat tubuh menyerang dirinya sendiri daripada benda asing yang menyerang tubuh kita.

Intoleransi terhadap makanan tertentu

Intoleransi makanan adalah hasil dari kesulitan mencerna makanan tertentu. Hal ini tentunya berbeda dengan alergi makanan yang disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap makanan tertentu. 


Penelitian menunjukkan bahwa intoleransi makanan, seperti intoleransi laktosa, mungkin disebabkan oleh kualitas bakteri yang buruk dalam pencernaan. Ini dapat menyebabkan kesulitan mencerna makanan pemicu dan gejala seperti kembung, gas, diare, sakit perut, dan mual. Ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa alergi makanan bisa terjadi berkaitan dengan kesehatan pencernaan.

5 TIPS MENJAGA PENCERNAAN AGAR TETAP SEHAT

Selain memperbaiki kesehatan pencernaan lewat gaya hidup dan makanan yang sehat, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini nih, minimates: 

Kurangi stres

Tingkat stres yang tinggi bisa berakibat buruk untuk kesehatan tubuhmu, termasuk kesehatan pencernaan. Beberapa hal ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi tingkat stresmu:

  • Bermeditasi
  • Berjalan-jalan
  • Pijat
  • Menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga
  • Menghirup essential oils
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Tertawa
  • Melakukan yoga
  • Menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan

Biasakan tidur cukup

Kualitas tidur yang buruk dan tidak cukup akan memberikan dampak serius pada kesehatan pencernaan kamu dan akhirnya akan memberimu lebih banyak masalah tidur. Cobalah untuk tidur setidaknya 7-8 jam di malam hari. Doktermu juga mungkin bisa membantu kamu jika kamu mulai mengalami kesulitan tidur. 

Makan dengan pelan

Mengunyah makananmu secara menyeluruh dan memakannya dengan pelan akan mengurangi kemungkinan terjadinya obesitas dan diabetes serta membantu kamu untuk memilih makanan yang lebih baik. Hal ini jadinya bisa membantu kamu mengurangi rasa tidak nyaman pada pencernaan dan menjaga pencernaanmu tetap sehat. 

Penuhi hidrasi dengan cukup

Meminum air secara cukup akan berdampak pada bertambahnya keragaman bakteri di dalam pencernaanmu, meskipun sumber air juga penting untuk diperhatikan. Salah satu penelitian yang dilakukan di tahun 2022 juga menemukan bahwa orang yang minum lebih banyak air memiliki lebih sedikit bakteri perut yang dapat menyebabkan infeksi gastrointestinal. Selain itu, hidrasi yang cukup juga merupakan cara paling simpel yang bagus untuk meningkatkan kesehatan, terutama kesehatan pencernaan, serta bisa mencegah konstipasi

Ubah pola makan

Mengurangi jumlah makanan olahan, tinggi gula, dan tinggi lemak yang kamu makan dapat membuat kesehatan pencernaanmu jadi lebih baik.


Makan makanan tinggi serat berkontribusi pada mikrobioma usus yang sehat juga. Kamu juga bisa meningkatkan kesehatan pencernaanmu dengan mengonsumsi makanan tinggi mikronutrien yang disebut polifenol, seperti sayuran, buah-buahan, kopi, teh, dan anggur. 

various kinds of vegetables and fruits

Nah, itu tadi sedikit penjelasan soal gut microbiome dan tanda-tanda pencernaan yang tidak sehat yang bisa kamu perhatikan untuk meningkatkan kesehatan pencernaanmu. Tetap konsumsi makanan yang beragam serta konsultasikan dengan dokter untuk menambah konsumsi prebiotik atau probiotik untuk kesehatan pencernaan yang lebih baik. 


Stay healthy, minimates! 


Cover Photo by Jamie Brown on Unsplash

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Loading...